Kamis, 24 08 2017
Jam Digital
www.jurnalriau.com
Follow:
Nenek 90 Tahun Olah Barang Bekas Jadi Tas

Selasa, 03/05/2016 - 09:49:05 WIB
Nenek Zulbaidah dan tas hasil kerajinannya
TERKAIT:
 
  • Nenek 90 Tahun Olah Barang Bekas Jadi Tas
  •  
    PARIAMAN (jurnalriau.com) Meski usianya sudah menembus 90 Tahun, namun nenek Zulbaidah masih terlihat bugar dan bersemangat menjalani kehidupannya. Dengan jari-jari tangan berlapis kulit yang sudah keriput si nenek masih terlihat cekatan dalam mengolah barang-barang bekas menjadi sesuatu barang yang bernilai ekonomis tinggi.

    Di rumah kediamannya di Kampung Gadang Padusunan Kecamatan Pariaman Timur, Sumatera Barat saban hari nenek Zulbaidah disibukan dengan kegiatan membuat tas- tas cantik yang bahan bakunya dengan memanfaatkan botol minuman plastik bekas.

    Kemahiran sang nenek dalam membuat tas tidak perlu diragukan dan layak mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pihak berkompeten. Untuk merampungkan pembuatan 1 tas, nenek ini hanya membutuhkan waktu 2 hari. Ternyata tas-tas hasil kerajinan tangan nenek renta amat disukai kalangan ibu-ibu rumah tangga.

    Sesuai dengan kualitasnya harga tas buatan nenek Zulbaidah cukup fantastis berkisar antara Rp.50.000 hingga Rp.150.000 perbuah. "Kalau soal harga tergantung motif tas yang diinginkan," ujar nenek Zulbaidah saat disambangi Jurnalriau.com, di rumahnya, Minggu (01/05/2016).

    Tas hasil kerajinan nenek Zulbaidah ini selain dipakai untuk keperluan sendiri, sebagian ibu-ibu juga menjadikannya bisnis untuk menambah income dengan memasarkannya ke luar daerah, seperti Jambi,Lubuk Linggau dan Jakarta.

    Kepiawaian sang nenek mengolah bahan bekas menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis ini telah mendatangkan finansial cukup lumayan bagi sang nenek. "Dalam satu bulan bisa dapatlah Rp.750.000, itu kalau bahannya cukup, ungkap nenek Zulbaidah yang sudah menekuni kerajinan membuat tas dari barang bekas dari Tahun 2010.(fik/jr02)




     
    Berita Lainnya :
    Presiden Bagi 6.000 Sertifikat Tanah Petani
    Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Dimulai 2018
    Kapolres Meranti Bezuk Bayi Penderita Hidrosefalus
    Jokowi Tinjau Pembangunan Program Sejuta Rumah di Tapung
    Kapolri: Berbeda Tidak Jadi Alasan untuk Pecah
    Diduga Ada Unsur Kesengajaan
    Empat Gedung SD di Palangkaraya Terbakar
    Pelarian Tersangka Curanmor 13 TKP Berakhir
    Dua Pengedar Sabu Taluk Kuantan Ditangkap Polisi
    Warga Pulau Rambai Kampar Kedapatan Simpan Sabu
    Aksi Jokowi Hadiri HAN 2017
    Sarungan, Bagi-bagi Sepeda sampai Main Ular Tangga
    Peringatan HAN 2017
    Riau Raih Dua Penghargaan
    Ditangkap di Wisma, Dua Sejoli Simpan Belasan Paket Sabu
    Gila! Nenek 61 Tahun 8 Kali Gituin Bocah 13 Tahun
    Seorang Pengedar Sabu Ditangkap di Kampung Dalam
    Dit Narkoba Musnahkan BB Tangkapan Bulan Juli
    Lagi Mengikat Pohon Sagu di Sungai, Warga Selatpanjang Diterkam Buaya
     
    Komentar Anda :

     
     
    MOST READ
    1 Dua Kakek 'Gilir' Bocah 4 Tahun di Peranap
    2 Sepasang Bocah di Tapung Hilir Berhubungan Intim di Rumah Edo
    3 Lamaran Ditolak, Bripda Ricky Bunuh Diri
    4 Tabrakan "Laga Kepala" Tewaskan Pengendara Motor di Tembilahan
    5 Jeruk Kuok Mulai Kembali Manis
    6 Penangkapan Bandar Narkoba di Pekanbaru Berlangsung Dramatis
    7 Anda Mau Memperpanjang SIM, Ini Jadwal Pelayanan SIM Keliling Pekanbaru
    8 Wanita Muda Ini Dua Kali Berusaha Bunuh Diri di Jembatan Ampera
    9 Polsek Lubuk Dalam Tangkap 5 Pencuri Sapi
    10 Hujan Turun, Mahasiswa di Panam Mandi Hujan Bersama
     
    BERITA TERBARU
    Senin, 24/07/2017 - 12:07 WIB
    Presiden Bagi 6.000 Sertifikat Tanah Petani
    Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Dimulai 2018
    Kapolres Meranti Bezuk Bayi Penderita Hidrosefalus
    Jokowi Tinjau Pembangunan Program Sejuta Rumah di Tapung
    Kapolri: Berbeda Tidak Jadi Alasan untuk Pecah
    Diduga Ada Unsur Kesengajaan
    Empat Gedung SD di Palangkaraya Terbakar
    Pelarian Tersangka Curanmor 13 TKP Berakhir
    Follow: