Tingkatkan Kepercayaan dan Citra Polri Melalui Budaya Anti Korupsi dan Revolusi Mental

Kamis, 04/05/2017 - 21:37:23 WIB
Suasana kegiatan saat berlangsung
TERKAIT:
 
  • Tingkatkan Kepercayaan dan Citra Polri Melalui Budaya Anti Korupsi dan Revolusi Mental
  •  
    ROHIL (jurnalriau.com) - Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira dan personel Polsek dan Polres Rokan Hilir (Rohil) mengikuti kegiatan Sosialisasi Budaya Anti Korupsi dan Revolusi Mental di Aula Tunggal Panaluan Polres Rohil, Kamis (4/5/2017) dimulai pukul 11.00 WIB.

    Kapolres Rohil, AKBP Henry Posma Lubis Sik MH yang membuka kegiatan dalam kata sambutannya menjelaskan penyidikan Tipikor merupakan penyidikan yang menyangkut tentang kerugian negara yang dilakukan oleh perorangan maupun lembaga yang menggunakan anggaran dari negara.

    Dalam perkembangannya lanjut Kapolres menggunakan barang-barang yang dianggap belum layak untuk digunakan dan penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran yang juga termasuk dalam tindak pidana korupsi.

    "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan memberikan kepercayaan dan meningkatkan citra Polri di tengah masyarakat," harap Kapolres.

    Sedangkan pemateri Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP Awaluddin Syam SIK dalam paparannya menjelaskan korupsi adalah kerugian uang negara yang tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh suatu lembaga maupun perorangan selain itu.

    Sedangkan gratifikasi adalah pemberian sesuatu berbentuk materi maupun barang kepada seseorang yang dapat dan ada hubungannya dalam pengambilan keputusan yang memberi maupun yang menerima dapat dikatakan sebagai tindak pidana korupsi. 

    Sementara KBO Narkoba Ipda Putra Amor SH sebagai pemateri menjelaskan tentang tentang revolusi mental dan keterkaitan dengan Sosialisasi Budaya Anti Korupsi.

    Dijelaskan bahwa yang dimaksud revolusi mental adalah perubahan cara berfikir, bekerja dan merespon yang ada disekitar kita dengan tujuan bagaimana polri bekerja dengan setulus hati.

    Sebagaimana diharapkan oleh pendiri bangsa proklamator Ir Sukarno yang mengatakan dalam kehidupan sehari-hari praktik revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong."

    "Jadi Revolusi Mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala," ulasnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa gagasan revolusi mental pertama kali dilontarkan oleh Presiden Sukarno dalam peringatan hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1956. Sebagaimana  yang diharapkan oleh Presiden RI Jokowi dalam programnya Nawa Cita.

    Sementara tindak pidana korupsi kalau ditinjau dari pandangan agama menurut pemateri ustad Dedy Syafri SAg yang dimaksud korupsi adalah  mengambil kekayaan negara dengan tidak benar berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan.

    Adapun kategori korupsi dalam perspektif Islam ada 5 yakni 1.Risywah atau orang yang menyuap dan menerima suap.2.Saragah  (pencurian), 3. Al-ghasy (penipuan).4. Khianat dan 5. Ghulul (memberi hadiah) atau gratifikasi untuk maksud tertentu.

    "Karenanya korupsi dalam pandangan Islam digolongkan sebagai perbuatan tercela dan pelakunya dikualifikasikan sebagai orang munafik, zhalim, fasik dan kafir serta merupakan dosa besar,"paparnya.(jr02)





     
    Berita Lainnya :
    Inilah Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Bersama Anggota DPRD Riau
    Meriahkan HUT Lantas ke 62 Polres Inhu Gelar Off Road Diikuti 3 Provinsi
    Aipda M Yusuf Anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Kapolri
    Seorang Pemuda Rohil Ditemukan Mati Tergantung di Rumahnya
    Sambut Tahun Baru Islam 1439 H Polresta Pekanbaru Gelar Ceramah Agama
    SDN 029 Tapung Hilir Dikupak Maling Inilah Pelakunya
    Pelaku dan Pengguna Jasa Satpam di Pekanbaru Dapat Pencerahan dari Kepolisian
    Lima Tahun Kosong 2 Unit Rumah Dinas SDN 006 Kateman Terbakar
    AKBP Henry Posma Lubis Sampaikan Ucapan Terimakasih Minta Personel Dukung Kapolres Baru
    Belasan Pasangan dan Pengguna Narkoba Terjaring
    Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Cipkon

    Sukses Tangani Karhutla Anggota Polres Kampar Terima Penghargaan dari Presiden
    Warga Tanjung Kuras Dapat Bantuan Air Bersih dari Sat Lantas Polres Siak
    Panitia Tetapkan 3 Calon Peserta Pilkades Pandau Jaya
    Residivis Narkoba ini Ditangkap di Rumahnya yang Dilengkapi Kamera CCTV
    Tersangka Narkoba Saksikan Pemusnahan BB di Polsek Pekanbaru Kota
    PT PER Sudah Jalin Kerjasama dengan 43 UMKM
     
    Komentar Anda :

     
     
    MOST READ
    1 Dua Kakek 'Gilir' Bocah 4 Tahun di Peranap
    2 Sepasang Bocah di Tapung Hilir Berhubungan Intim di Rumah Edo
    3 Lamaran Ditolak, Bripda Ricky Bunuh Diri
    4 Tabrakan "Laga Kepala" Tewaskan Pengendara Motor di Tembilahan
    5 Jeruk Kuok Mulai Kembali Manis
    6 Penangkapan Bandar Narkoba di Pekanbaru Berlangsung Dramatis
    7 Anda Mau Memperpanjang SIM, Ini Jadwal Pelayanan SIM Keliling Pekanbaru
    8 Wanita Muda Ini Dua Kali Berusaha Bunuh Diri di Jembatan Ampera
    9 Polsek Lubuk Dalam Tangkap 5 Pencuri Sapi
    10 Hujan Turun, Mahasiswa di Panam Mandi Hujan Bersama
     
    BERITA TERBARU
    Jumat, 22/09/2017 - 14:50 WIB
    Inilah Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Bersama Anggota DPRD Riau
    Meriahkan HUT Lantas ke 62 Polres Inhu Gelar Off Road Diikuti 3 Provinsi
    Aipda M Yusuf Anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Kapolri
    Seorang Pemuda Rohil Ditemukan Mati Tergantung di Rumahnya
    Sambut Tahun Baru Islam 1439 H Polresta Pekanbaru Gelar Ceramah Agama
    SDN 029 Tapung Hilir Dikupak Maling Inilah Pelakunya
    Pelaku dan Pengguna Jasa Satpam di Pekanbaru Dapat Pencerahan dari Kepolisian
    Follow: