Jum'at, 21 Juli 2017
Jam Digital
www.jurnalriau.com
Follow:
Tingkatkan Mutu Olahraga, Pemprov Riau Berdayakan Atlet Asli Daerah

Kamis, 29/09/2016 - 14:03:45 WIB
Gabernur Riau dan Ketua Koni saat menyambangi kontigen Riau di PON Bandung 
TERKAIT:
 
  • Tingkatkan Mutu Olahraga, Pemprov Riau Berdayakan Atlet Asli Daerah
  •  
    PEKANBARU (jurnalriau.com) - Sebanyak 506 kontingen PON dilepas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman untuk berlaga mengukir prestasi mengharumkan marwah Riau di even Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat yang berlangsung 17 - 29 September 2016.

    Kontingen Riau terdiri dari 330 atlet, 95 pelatih, 30 manajer, 16 teknisi dan 21 official yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor KPTS/725/VIII/2016 tentang Pembentukan Kontingen Riau pada PON 2016 di Jawa Barat. 

    Atlet Riau yang nota bene putra dan putri asli daerah mampu menunjukkan tajinya bersaing meraih kemenangan pada beberapa cabang olah raga di arena PON Jawa Barat. Hingga malam terakhir Provinsi Riau masih Provinsi Riau masih bertengger di peringkat ke 7 klasemen perolehan total 69 medali dengan 17 Emas 26 Perak dan 26 Perunggu.

    Bahkan untuk memberikan semangat kepada kontingen dan atlet Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri menyambangi para atlet yang tengah berlaga di Jawa Barat.

    Gubri dan Sekda Provinsi Riau menyalami atlet PON Jabar

    Pada kesempatan itu, Gubri berjanji akan terus memberikan dukungan maupun doa, Gubenur berharap kedatangannya langsung ke Jabar dapat membangkitkan semangat 336 atlet Riau yang tengah berjuang mengukir prestasi.

    Torehan prestasi yang telah dipancangkan para atlet dengan penuh perjuangan itu patut diapresiasi dan diacungkan jemppol, meskipun peringkatnya turun setingkat dibanding banding PON 2012 Riau yang berada pada peringkat 6. 

    Setidaknya apa yang menjadi harapan dari Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman para atlet Riau di PON Jawa Barat telah terjawab. Para atlet Riau mampu meraih kesuksesan dan berprestasi sesuai dengan target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
     
    "Ya, kalau melihat hitung-hitungan dari KONI dan cabang olahraga yang ada, Insya Allah kita dapat 10 besar," kata Gubernur Riau yang akrab disapa Andi Rahman.

    Dan patut dibanggakan bahwa para atlet yang berlaga di PON Jawa Barat merupakan atlet asli daerah. Dan itu sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Riau akan memberdayakan para atlet putra-putri daerah. 

    "Kita memang sudah ingatkan KONI dan Pengda Cabang Olahraga untuk tidak lagi memakai atlet rental dari luar Provinsi Riau," kata Gubernur.

    Bak gayung bersambut tepul berbalas, apa yang menjadi keinginan Gubernur Riau ternyata sudah dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau yang telah bertekad untuk tidak lagi mempergunakan atlet luar Riau untuk mengikuti even-even olahraga tingkat nasional, termasuk di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat.

    Gubri bersama Ketua KONI di arena olahraga PON Jabar

    "Kita akan fokuskan membina atlet-atlet asli daerah untuk berlaga di PON 2016 Jawa Barat dan tidak akan memakai atlet dari luar daerah," Kata Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis. 

    Dikatakan Emrizal pasca PON 2012 Riau jajaran KONI Riau mulau mencari bibit-bibit asli daerah berikut melakukan pembinaan terhadap mereka."Untuk melakukan pembinaan itu harus menghabiskan dana APBD yang jumlahnya tidak sedikit," ungkapnya.

    Para atlet Riau mendapatkan pembinaan secara intensif di beberapa lembaga pembinaan olahraga, seperti di PPLP, PPLM, dan SMA Olahraga. 

    Kesuksesan dan prestasi yang telah diperoleh itu menurut Gubernur semua tidak terlepas dari pembinaan khusus dan penggemblengan atlet-atlet Riau dengan mengikutkan pada kejuaraan tingkat daerah hingga nasional.

    Dengan bertanding di Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) praktis skill dan pengalaman para atlet akan bertambah dan meningkat untuk berlaga di even yang lebih besar seperti PON 2016 di Jawa Barat. 

    "Selain itu prestasi pada Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Sumatera, Riau mampu menjadi yang terbaik meraih juara umum tentu akan memompa semangat dan motivasi para atlet kita untuk meraih prestasi," imbuh Gubernur.
     
    Selain itu untuk  merangsang dan memotivasi para atlet Pemprov Riau menjanjikan akan memberikan penghargaan akan memberikan bonus besar terhadap atlet yang sukses merebut medali. 

    Meski tidak disebutkan angka pastinya, tapi besaran bonus PON XIX Jawa Barat nominalnya lebih besar dari PON XVIII Riau pada 2012 lalu. 

    "Bonus bagi peraih medali di PON sudah disiapkan, yang jelas jumlahnya lebih besar dari PON 2012 lalu," tutur Gubernur.

    Pada Tahun 2016 KONI Riau melakukan pembinaan khusus disertai pemberian insentif khusus untuk atlet berdasarkan kategori cabang olahraga dan peluang si atlet meraih medali di PON Jawa Barat baik medali emas, perak atau perunggu.

    "Berdasarkan kategori inilah besaran dana pembinaan khusus dan insentif lainnya yang ditransfer langsung ke rekening atlet,"  jelas Emrizal.

    Untuk meningkatkan mutu olah raga dalam mengikuti PON Bandung Jawa Barat, biaya operasional latihan sudah disalurkan dan diberikan tiap bulan kepada para atlet masing-masing cabang olahraga (cabor) yang akan mengikut PON. 

    Para atlet peserta TC untuk 35 Cabor untuk mengontrol fisik dan tes kesehatan para atlet. Didukung dengan pemberian suplemen dan vitamin agar kondisi si atlet tetap vit.(adv/jr02)






     
    Berita Lainnya :
    Ditangkap di Wisma, Dua Sejoli Simpan Belasan Paket Sabu
    Gila! Nenek 61 Tahun 8 Kali Gituin Bocah 13 Tahun
    Seorang Pengedar Sabu Ditangkap di Kampung Dalam
    Dit Narkoba Musnahkan BB Tangkapan Bulan Juli
    Lagi Mengikat Pohon Sagu di Sungai, Warga Selatpanjang Diterkam Buaya
    Gubri Terima Penghargaan K3 dari Menakertrans
    28 Personel Polda Riau ke Tanah Suci
    Dua Mahasiswa Diciduk Dit Narkoba Polda Riau
    Polda Riau Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
    Kado Hari Narkoba Dunia, 1 Ton Sabu Asal Cina
    Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi
    Tolak Perppu Silakan Ajukan Judicial Review ke MK
    Empat Calon Bersaing dalam Konfrenprov PWI Riau
    Jual Barang Curian kepada Adik Korban, Pencuri di RS Puri Husada Diringkus
    BNN, Polri dan TNI Harus Bergandengan Tangan Berantas Narkoba
    Kernek Mobil Garap Anak di Bawah Umur
    Ini Penjelasan Resmi Kapolri Soal Rencana Pensiun Dini
     
    Komentar Anda :

     
     
    MOST READ
    1 Dua Kakek 'Gilir' Bocah 4 Tahun di Peranap
    2 Sepasang Bocah di Tapung Hilir Berhubungan Intim di Rumah Edo
    3 Lamaran Ditolak, Bripda Ricky Bunuh Diri
    4 Jeruk Kuok Mulai Kembali Manis
    5 Tabrakan "Laga Kepala" Tewaskan Pengendara Motor di Tembilahan
    6 Anda Mau Memperpanjang SIM, Ini Jadwal Pelayanan SIM Keliling Pekanbaru
    7 Wanita Muda Ini Dua Kali Berusaha Bunuh Diri di Jembatan Ampera
    8 Polsek Lubuk Dalam Tangkap 5 Pencuri Sapi
    9 Penangkapan Bandar Narkoba di Pekanbaru Berlangsung Dramatis
    10 Hujan Turun, Mahasiswa di Panam Mandi Hujan Bersama
     
    BERITA TERBARU
    Jumat, 21/07/2017 - 13:32 WIB
    Ditangkap di Wisma, Dua Sejoli Simpan Belasan Paket Sabu
    Gila! Nenek 61 Tahun 8 Kali Gituin Bocah 13 Tahun
    Seorang Pengedar Sabu Ditangkap di Kampung Dalam
    Dit Narkoba Musnahkan BB Tangkapan Bulan Juli
    Lagi Mengikat Pohon Sagu di Sungai, Warga Selatpanjang Diterkam Buaya
    Gubri Terima Penghargaan K3 dari Menakertrans
    28 Personel Polda Riau ke Tanah Suci
    Follow: