Sabtu, 19 08 2017
Jam Digital
www.jurnalriau.com
Follow:
Kompolnas Bantah Anggota Polri Terlibat Penyelundupan Senjata di Sudan

Jumat, 27/01/2017 - 11:41:50 WIB
Apresiasi positif dari pemerintah Sudan
TERKAIT:
 
  • Kompolnas Bantah Anggota Polri Terlibat Penyelundupan Senjata di Sudan
  •  
    Jakarta (Jurnalriau.com) - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyakini tidak ada anggota Polri yang tergabung dalam Garuda Bhayangkara II FPU 8 terlibat penyelundupan senjata. Sebanyak 139 personel di Sudan hanya tertunda kepulangannya ke Indonesia.

    "Kompolnas menunggu hasil investigasi menyeluruh dari permasalahan tersebut. Untuk itu 
    Kompolnas mendukung semua investigasi yang dilakukan oleh Government of Sudan, UNAMID dan UN Headquarter," demikian pernyataan Kompolnas sebagaimana dirilis Tribratanews.com, Kamis (26/1/2017).
      
    Terhadap pemberitaan yang menyebutkan adanya Pasukan Perdamaian asal Indonesia yang diduga menyelundupkan senjata, berdasarkan klarifikasi dan informasi yang terhimpun saat ini, 
    Kompolnas menyatakan bahwa:

    1. Kompolnas meyakini, bahwa Polri sama sekali tidak terlibat dalam dugaan penyelundupan 
    senjata tersebut.
    2. Kompolnas menemukan bahwa faktanya dalam Pasukan FPU-8, tidak ada satu pun personel Polri yang ditangkap, yang ada hanya penundaan kepulangan dalam rangka membantu UNAMID, PBB dan Pemerintah Sudan untuk membuat lebih terang dan jelas permasalahan yang ada.

    3. Bahwa barang-barang yang berisi senjata illegal tersebut jelas faktanya bukan milik Polri 
    ataupun pasukan FPU 8, tidak menggunakan label atau tanda identitas pasukan FPU 8, bahkan tidak ada dalam manifest barang pasukan FPU-8.

    4. Kompolnas dalam hal ini mendukung seluruh pihak untuk dengan objektif, professional, 
    bertanggungjawab (akuntabel) dan transparan mengungkap kasus tersebut di atas.

    5. Bahwa Bandara di El Fasher, Darfur itu pengelolaan dan sarananya tidak bisa disamakan 
    kualitas pengelolaan dan sarana bandara di Bima, Kupang dan Sorong yang jauh lebih baik 
    dibandingkan dengan El Fasher. Kesemerawutan dan ketidakteraturan sebagaiamana daerah konflik atau perang, nampak jelas di bandara tersebut.

    6. Kompolnas merekomendasikan, bahwa saat ini dalam rangka mendukung pengungkapan permasalahan tersebut, pasukan FPU-8 patut diberikan pendampingan dan asistensi dari Pemerintah Indonesia dan Mabes Polri, baik dari segi Bahasa, Konseling dan Hukum.

    7. Kompolnas mengusulkan kepada Polri untuk turut serta membantu Kepolisian Sudan dan UNAMID dengan menyediakan bantuan SDM dan Sarpras untuk Scientific Investigation.

    Disebutkan pula bahwa tiga Komisioner Kompolnas, yaitu Bekto Suprapto, Andrea H Poeloengan, dan Poengky Indarti, bulan lalu baru saja melakukan supervisi terhadap Pasukan Polri yang tergabung dalam Garuda Bhayangkara II- FPU 8 ke El Fasher, Darfur, Sudan Utara. Kesimpulan dari supervisi itu, pasukan Garuda Bhayangkara yang ditugaskan di Darfur Sudan mendapat apresiasi positif dari pemerintah Sudan, PBB, UNAMID maupun masyarakat di wilayah tugasnya. (rel/jr01)




     
    Berita Lainnya :
    Presiden Bagi 6.000 Sertifikat Tanah Petani
    Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Dimulai 2018
    Kapolres Meranti Bezuk Bayi Penderita Hidrosefalus
    Jokowi Tinjau Pembangunan Program Sejuta Rumah di Tapung
    Kapolri: Berbeda Tidak Jadi Alasan untuk Pecah
    Diduga Ada Unsur Kesengajaan
    Empat Gedung SD di Palangkaraya Terbakar
    Pelarian Tersangka Curanmor 13 TKP Berakhir
    Dua Pengedar Sabu Taluk Kuantan Ditangkap Polisi
    Warga Pulau Rambai Kampar Kedapatan Simpan Sabu
    Aksi Jokowi Hadiri HAN 2017
    Sarungan, Bagi-bagi Sepeda sampai Main Ular Tangga
    Peringatan HAN 2017
    Riau Raih Dua Penghargaan
    Ditangkap di Wisma, Dua Sejoli Simpan Belasan Paket Sabu
    Gila! Nenek 61 Tahun 8 Kali Gituin Bocah 13 Tahun
    Seorang Pengedar Sabu Ditangkap di Kampung Dalam
    Dit Narkoba Musnahkan BB Tangkapan Bulan Juli
    Lagi Mengikat Pohon Sagu di Sungai, Warga Selatpanjang Diterkam Buaya
     
    Komentar Anda :

     
     
    MOST READ
    1 Dua Kakek 'Gilir' Bocah 4 Tahun di Peranap
    2 Sepasang Bocah di Tapung Hilir Berhubungan Intim di Rumah Edo
    3 Lamaran Ditolak, Bripda Ricky Bunuh Diri
    4 Tabrakan "Laga Kepala" Tewaskan Pengendara Motor di Tembilahan
    5 Jeruk Kuok Mulai Kembali Manis
    6 Anda Mau Memperpanjang SIM, Ini Jadwal Pelayanan SIM Keliling Pekanbaru
    7 Penangkapan Bandar Narkoba di Pekanbaru Berlangsung Dramatis
    8 Wanita Muda Ini Dua Kali Berusaha Bunuh Diri di Jembatan Ampera
    9 Polsek Lubuk Dalam Tangkap 5 Pencuri Sapi
    10 Hujan Turun, Mahasiswa di Panam Mandi Hujan Bersama
     
    BERITA TERBARU
    Senin, 24/07/2017 - 12:07 WIB
    Presiden Bagi 6.000 Sertifikat Tanah Petani
    Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Dimulai 2018
    Kapolres Meranti Bezuk Bayi Penderita Hidrosefalus
    Jokowi Tinjau Pembangunan Program Sejuta Rumah di Tapung
    Kapolri: Berbeda Tidak Jadi Alasan untuk Pecah
    Diduga Ada Unsur Kesengajaan
    Empat Gedung SD di Palangkaraya Terbakar
    Pelarian Tersangka Curanmor 13 TKP Berakhir
    Follow: